Berita
Kontroversi Penyerahan Mineral Tanah Langka Ukraina ke Amerika Serikat
2025-02-27

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berencana menandatangani perjanjian penyerahan mineral tanah langka kepada Amerika Serikat. Kesepakatan ini mendapat kritik dari Presiden Kolombia Gustavo Petro, yang menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk kebodohan dan manipulasi oleh negara-negara Barat. Petro mengecam Zelensky karena dinilai telah menyerahkan kekayaan alam Ukraina kepada AS untuk memenuhi tuntutan kompensasi atas bantuan militer dan ekonomi. Meskipun awalnya menolak usulan ini, Kyiv akhirnya disebut telah setuju dengan kesepakatan tersebut.

Kritikan Tegas dari Presiden Kolombia

Petro mengkritik keras keputusan Zelensky dengan menyatakan bahwa tindakan tersebut merusak kedaulatan Ukraina. Menurutnya, penyerahan mineral tanah langka kepada AS merupakan bukti bahwa Zelensky telah termanipulasi oleh negara-negara Eropa Barat. Petro juga menyoroti bahaya potensial dari tindakan ini, termasuk ancaman bagi kedaulatan nasional Ukraina.

Dalam cuitannya di X, Petro menulis bahwa pertempuran melawan saudara-saudaranya sendiri telah berakhir dengan penyerahan Ukraina kepada AS. Dia menambahkan bahwa kebijakan Zelensky mencerminkan ketidaktahuan tentang arah masa depan, apakah menuju ideologi ekstremis atau ke tidak pastian. Petro percaya bahwa Zelensky telah membuat kesalahan besar dengan menyetujui kesepakatan ini, yang dapat memiliki konsekuensi jangka panjang bagi negara tersebut.

Negosiasi dan Perubahan Sikap Ukraina

Situasi berkembang dari penolakan awal hingga persetujuan final terhadap kesepakatan penyerahan mineral tanah langka. Awalnya, pemerintah Ukraina mempertanyakan jumlah kompensasi yang diminta AS, tetapi akhirnya menyetujui penyerahan cadangan mineral tersebut. Proses negosiasi ini melibatkan berbagai faktor politik dan ekonomi, termasuk tekanan dari negara-negara Barat.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengajukan usulan ini selama kunjungannya ke Kyiv, menawarkan hak atas cadangan mineral sebagai kompensasi atas bantuan militer dan ekonomi yang diberikan AS kepada Ukraina. Meskipun Zelensky awalnya menolak usulan tersebut karena kurangnya jaminan keamanan, media Barat melaporkan bahwa Kyiv sekarang telah menyetujui kesepakatan tersebut. Zelensky diperkirakan akan mengunjungi Washington minggu ini untuk menandatangani perjanjian kontroversial ini, yang mungkin membawa dampak signifikan bagi hubungan internasional dan ekonomi Ukraina.

More Stories
see more