Penggunaan teknologi digital dalam sektor pendidikan kini semakin diperluas, terutama melalui penerapan autentikasi dokumen digital. Perusahaan rintisan Privy, yang bergerak di bidang tanda tangan elektronik tersertifikasi, telah memperkenalkan solusi ini kepada perguruan tinggi di Sulawesi Selatan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi administrasi akademik dan memastikan keaslian serta integritas dokumen. Dengan dukungan regulasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, implementasi ini bertujuan mewujudkan sistem yang lebih modern dan ramah lingkungan.
Pada Sabtu, 22 Februari 2025, CEO & Founder Privy, Marshall Pribadi, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi digital di dunia pendidikan. Melalui penggunaan tanda tangan elektronik (TTE), proses administrasi dapat menjadi lebih cepat dan efisien. Ini juga membantu mengurangi risiko pemalsuan dokumen dengan menjamin legalitas dan akurasi informasi. "Kami sangat senang dapat berbagi informasi tentang autentikasi dokumen digital," ujar Marshall.
Salah satu manfaat utama dari penerapan ini adalah peningkatan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat. Dokumen-dokumen penting seperti ijazah tidak lagi perlu dicetak secara fisik, sehingga mengurangi biaya pencetakan, pengiriman, dan penyimpanan. Hal ini juga mendukung upaya pelestarian lingkungan dengan mengurangi penggunaan kertas dan tinta. Selain itu, sistem ini mendorong terciptanya lingkungan akademik yang lebih terintegrasi dan modern.
Sosialisasi penerapan autentikasi dokumen akademis telah dilakukan pada Senin, 17 Februari 2025, kepada seluruh perguruan tinggi di Sulawesi Selatan. Acara ini dihadiri oleh para kepala OPD dari Pemerintah Provinsi Sulsel serta rektor dan pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta di wilayah tersebut. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat dari pemerintah dan institusi pendidikan untuk mewujudkan sistem yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Inisiatif ini bukan hanya sekadar perubahan teknis, tetapi juga representasi dari komitmen kuat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik. Dengan adanya autentikasi dokumen digital menggunakan TTE, proses akademik menjadi lebih lancar dan terpercaya. Langkah-langkah ini akan membuka jalan bagi inovasi-inovasi lainnya di masa depan, yang pada akhirnya akan menguntungkan seluruh stakeholder di sektor pendidikan.