Dalam dunia seni, ada seorang figur yang telah membuktikan bahwa kreativitas tidak terbatas pada satu bidang. Wanita ini telah menunjukkan kepiawaiannya di berbagai aspek industri hiburan, mulai dari musik hingga perfilman. Dia telah menciptakan beberapa karya film pendek yang mendapatkan pengakuan di berbagai festival. Selain itu, dia juga memiliki pengalaman sebagai aktris dan baru-baru ini memegang peran penting dalam produksi film pendek terbarunya. Proyek ini melibatkan kolaborasi dengan para profesional lainnya dan menghasilkan sebuah karya yang menyentuh hati.
Pada suatu hari musim gugur yang indah, Dina, seorang seniman multitalenta, merilis karya terbarunya yang berjudul "Dear Bapak". Film pendek ini diproduksi oleh Anidkana Studio, di mana Dina berperan sebagai produser eksekutif, sutradara, dan penulis skenario. Cerita ini menggambarkan konflik batin seorang anak tunggal bernama Cinta, yang menghadapi tantangan emosional akibat perceraian orang tuanya. Kehidupan Cinta menjadi lebih kompleks karena ia merasa jarak emosional dengan ayahnya. Film ini menampilkan kolaborasi antara Dina dan musisi Raya Narendra sebagai komposer serta Ikhsan Maulana sebagai editor. Suara Ageng Kiwi dalam lagu soundtrack "Ayah" memberikan sentuhan emosional yang kuat pada film tersebut.
Berkaca pada proyek ini, kita dapat belajar bahwa kreativitas tidak mengenal batasan. Dina telah menunjukkan bahwa seseorang dapat berkembang di berbagai bidang jika memiliki semangat dan dedikasi. Film "Dear Bapak" bukan hanya sebuah karya seni tetapi juga cerminan dari perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan untuk mewujudkan mimpi. Inspirasi ini bisa menjadi dorongan bagi banyak orang untuk mengejar passion mereka tanpa rasa takut akan kegagalan.