Berita
Pengabdian Masyarakat di Tangerang: Inovasi Budidaya Herbal dan Lele untuk Kesejahteraan Ekonomi
2025-02-18

Di Kota Tangerang, sebuah acara pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat telah berlangsung. Acara ini diselenggarakan oleh Program Magister Sains Biomedis dari Universitas Yarsi dengan tema inovasi budidaya herbal dan pengolahan lele. Lokasi utama acara tersebut adalah Musholla Al Barokah dan Taman Herbal Surgawi Nusantara. Tujuan utamanya adalah memanfaatkan lahan fasilitas umum yang belum optimal menjadi area produktif yang mendukung lingkungan hijau dan menciptakan peluang ekonomi baru.

Inisiatif Pemanfaatan Lahan Fasum Menjadi Taman Herbal dan Area Budidaya Lele

Pada hari Selasa (18/2/2025), di Cluster Nusantara, Perumahan Banjar Wijaya, Kota Tangerang, terdapat upaya nyata untuk mengubah lahan seluas 500 m2 menjadi taman herbal dan area budidaya lele. Ketua Pelaksana, Juniarti, yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian Herbal, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petugas kebersihan dan keamanan setempat. Dengan penerapan teknologi eco-enzim dan biopori, taman herbal ini tidak hanya menghasilkan tanaman obat bermanfaat tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih ramah lingkungan.

Neni Komariyah, seorang mahasiswa Program Studi Sains Biomedis, menyampaikan penyuluhan tentang manfaat ramuan tradisional dalam meningkatkan kesehatan dan imunitas tubuh. Ia menekankan bahwa obat herbal bertindak secara rekonstruktif dan kuratif, serta memiliki efek samping minimal. Selain itu, program budidaya lele dalam ember telah dikembangkan dengan pelatihan pengolahan lele menjadi aneka pangan bergizi seperti abon, kerupuk, dan stik kepala lele. Ini diharapkan dapat memberikan sumber protein bergizi dan menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat.

Acaranya dibuka oleh Wakil Rektor II / Kepala Lembaga Penelitian Universitas Yarsi, Ahmad Rusdan Handoyo Utomo. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan kebanggaannya atas kontribusi Juniarti yang tidak hanya menerapkan keilmuan di kampus tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Di akhir acara, harapan besar disampaikan agar Taman Herbal Surgawi Nusantara dapat terus berkelanjutan demi kemaslahatan masyarakat.

Dari perspektif seorang jurnalis, acara ini membuktikan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berfokus pada teori dan pengetahuan akademis, tetapi juga harus turun langsung ke lapangan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Inisiatif seperti ini menunjukkan bagaimana ilmu pengetahuan dapat digunakan untuk memecahkan masalah sosial dan ekonomi lokal. Melalui kolaborasi antara universitas dan masyarakat, kita dapat menciptakan solusi inovatif yang berkelanjutan untuk masa depan yang lebih baik.

More Stories
see more