Intelijen militer Ukraina melaporkan bahwa Rusia berencana untuk mengumumkan kemenangan dalam konflik dengan Ukraina dan NATO pada peringatan tiga tahun invasi. Menurut laporan, propaganda Rusia telah disiapkan untuk mempromosikan narasi kemenangan pada tanggal simbolis tersebut. Hal ini bertujuan untuk menciptakan ketidakpercayaan di kalangan masyarakat Ukraina dan mendiskreditkan mitra internasional Kyiv sebagai pengganggu perdamaian.
Kampanye ini juga dikaitkan dengan perubahan signifikan dalam kebijakan luar negeri Amerika Serikat, yang tampaknya menunjukkan sikap yang lebih mendukung Presiden Putin. Narasi utama dari kampanye informasi ini termasuk klaim bahwa Barat telah mengkhianati Ukraina dan bahwa pemerintah Ukraina tidak sah. Selain itu, bantuan militer AS kepada Ukraina akan menjadi sasaran utama propaganda Kremlin. Intelijen militer Ukraina menekankan bahwa Rusia juga bersiap untuk mendeklarasikan kemenangan atas NATO, seiring dengan upayanya untuk mendiskreditkan mitra Eropa Ukraina.
Ketegangan geopolitik ini menunjukkan pentingnya solidaritas internasional dalam menghadapi tantangan. Dalam situasi yang rumit ini, dukungan terhadap kedaulatan dan integritas territoral Ukraina tetap menjadi prioritas utama. Dunia internasional harus bekerja sama untuk mencegah eskalasi konflik dan mencari solusi damai yang berkelanjutan. Solidaritas dan dialog adalah kunci untuk membangun masa depan yang lebih stabil dan aman bagi semua pihak yang terlibat.